Forum Forums Lifestyle/General 24% Penyebab Perceraian adalah Masalah Keuangan. Apa solusinya?

Forum Forums Lifestyle/General 24% Penyebab Perceraian...

24% Penyebab Perceraian adalah Masalah Keuangan. Apa solusinya?


Topik ini mengandung 5 balasan, memiliki 6 suara, dan diperbarui terakhir kali oleh  Agus Setiawan 1 bulan, 1 minggu yang lalu.

  • #4317

    Tahukah Anda 24% Penyebab Perceraian di Indonesia adalah masalah keuangan keluarga? Apa saja yang harus dilakukan keluarga Anda untuk dapat mengurus keuangan dengan lebih baik dan mudah.

    24% Penyebab Perceraian di Indonesia adalah Masalah Keuangan Keluarga, Lalu Bagaimana Solusinya?

    Berdasarkan data dari Kementerian Agama di tahun 2014, tepatnya Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung (MA) menyebutkan, dari 285.184 perkara perceraian, sebanyak 67.891 kasus (24%) karena masalah ekonomi. Sayangnya banyak keluarga yang masih meremehkan permasalahan keuangannya. Lalu sebenarnya apa permasalahan utama ekonomi keluarga?

    Permasalahannya dapat dirangkum menjadi 3 masalah utama:

    1. Penghasilan yang kurang
    2. Tidak mampu mengelola atau mengurus keuangan keluarga
    3. Tidak memiliki rencana k[euangan

    Dalam hal keuangan, kami Finansialku.com meyakini ada tiga bagian utama yaitu keamanan finansial (financial security), kenyamanan finansial dan kebebasan keuangan (financial freedom).

    • Keamanan finansial adalah kemampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan keuangan jangka pendek (0-12 bulan ke depan).
    • Kenyamanan finansial adalah kemampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan jangka menengah (2 – 5 tahun ke depan).
    • Kebebasan keuangan adalah kemampuan seseorang untuk hidup, tanpa bergantung pada penghasilan aktif. Dengan kata lain, aset dan investasinya dapat menghidupi dirinya.

    Permasalahan nomor 1 dan 2 terkait dengan keamanan finansial. Untungnya sekarang ini sudah ada solusi untuk membantu Anda mengelola keuangan keluarga. Silahkan daftar dan gunakan Aplikasi Finansialku:

    atau download di Google Play Store. Beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengamankan kondisi keuangan Anda dalam jangka pendek (1 – 12 bulan ke depan):

    1. Cek Kesehatan Keuangan Anda

    Awalnya dimulai dengan mengecek kondisi kesehatan keuangan Anda. Apakah keuangan Anda dalam kondisi sehat, setengah sehat, agak sakit atau sakit kronis. Jika Anda ragu atau tidak tahu dengan kondisi keuangan Anda, silakan cek dengan menggunakan Aplikasi Finansialku di smartphone Anda atau klik Cek Finansialku. Setelah Anda melakukan pengecekan kesehatan keuangan, langkah selanjutnya adalah mulai memperbaiki kondisi keuangan Anda.

    2. Buat Anggaran Keuangan Keluarga

    Tools kedua yang dapat Anda gunakan untuk membantu mengelola keuangan keluarga adalah dengan membuat anggaran (budgeting) keuangan keluarga. Apakah Anda memiliki anggaran keuangan keluarga? Sekarang ini lebih dari 50% keluarga tidak memiliki anggaran. Padahal ibu-ibu rumah tangga zaman dahulu banyak yang menggunakan anggaran. Apakah Anda masih teringat ibu-ibu yang membagi keuangan dalam amplop alias bahasa kerennya envelope based money management.

    Kelemahan sistem amplop adalah: repot memisahkan masing-masing amplop dan terkadang kurang efektif. Banyak orang yang sulit untuk menyisihkan pemasukan untuk ditabung dan diinvestasikan, karena mereka tidak memiliki anggaran atau masih menggunakan sistem yang lama. Sekarang ini sudah ada solusi yang lebih modern, dari Finansialku.com yaitu sistem anggaran.

    Menu anggaran dalam Aplikasi Finansialku sudah disusun sesuai dengan prioritas yang benar. Tugas Anda hanya memasukan perkiraan data pengeluaran sesuai dengan urutan yang tertera. Silakan coba (klik di sini).

    3. Buat Catatan Keuangan Keluarga

    Membuat anggaran saja memang tidak cukup, Anda juga perlu disiplin dalam mencatat keuangan. Permasalahannya mencatat keuangan adalah hal yang merepotkan, harus buka notes di handphone, menulis di buku catatan dan lain sebagainya. Nah solusinya adalah dengan menggunakan menu transaksi di Aplikasi Finansialku.

    4. Mulai Menyiapkan Dana Darurat

    Langkah berikutnya untuk mengamankan kebutuhan jangka pendek, yaitu dengan mempersiapkan dana darurat sesuai dengan kebutuhan Anda. Dana darurat (emergency fund) adalah dana yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya mendadak dan darurat, seperti risiko PHK, membayar rumah sakit, biaya jika ada musibah dan lain sebagainya. Untuk informasi lebih lengkap mengenai dana darurat, silakan cek infografis dana darurat. Masing-masing orang memiliki kebutuhan dana darurat yang berbeda, oleh sebab itu silakan gunakan Aplikasi Finansialku untuk menghitung kebutuhan dana darurat.

    5. Lindungi Diri Anda dengan Asuransi Jiwa dan Asuransi Kesehatan

    Apakah Anda dan keluarga sudah terlindungi dengan asuransi? Setidaknya ada dua jenis asuransi yang harus Anda miliki:

    • Asuransi Jiwa: untuk Anda (dan pasangan) yang bekerja menghasilkan pemasukan dan memiliki tanggungan.
    • Asuransi Kesehatan: untuk Anda dan seluruh anggota keluarga (Anda, istri dan anak-anak).

    Asuransi jiwa dan asuransi kesehatan adalah langkah yang paling mudah dan murah untuk memberikan proteksi terhadap risiko keuangan. Coba Anda bayangkan jika terjadi sesuatu dengan tulang punggung keluarga, berapa kerugian finansial yang harus ditanggung?

    1. Berapa sisa utang yang harus dibayar?
    2. Berapa dana yang disiapkan untuk pasangan (setidaknya untuk 12 bulan ke depan)?
    3. Berapa dana yang disiapkan untuk rumah duka, penguburan atau kremasi?
    4. Berapa dana yang harus dipersiapkan untuk pendidikan anak?
    5. Berapa dana yang harus dipersiapkan untuk balik nama rumah, kendaraan dan lain sebagainya?

    Oleh sebab itu Anda, tulang punggung keluarga wajib memiliki asuransi jiwa dengan jumlah uang pertanggungan (UP) yang sesuai dengan kebutuhan. Uang pertanggungan disini bukan hasil investasi (dan jangan lihat investasi). Ketika Anda membeli asuransi jiwa, fokus pada uang pertanggungan yang diberikan. Hitung kebutuhan uang pertanggungan Anda dengan menggunakan Aplikasi Finansialku.

    Mulai Pegang Kendali Keuangan Anda, dengan Mengamankan Keuangan Anda

    Kelima langkah di atas adalah langkah-langkah yang harus Anda lakukan untuk mengamankan keuangan Anda. Setelah Anda aman secara keuangan, baru fokus untuk mewujudkan tujuan-tujuan keuangan Anda satu persatu. Jangan pernah merasa terlambat untuk memulai, karena sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai.

    Jika Anda sudah mendaftar Aplikasi Finansialku, kasih tahu juga teman-teman Anda, karena mereka juga perlu mendapatkan keamanan keuangan.

    Apakah Anda mengalami kesulitan dalam mengatur keuangan atau mendapatkan keamanan keuangan? Silakan share pengalaman dan pertanyaan Anda pada kolom komentar di bawah ini, karena perencana keuangan Finansialku.com akan membantu Anda.

    Sumber:
    24% Penyebab Perceraian di Indonesia adalah Masalah Keuangan Keluarga, Bagaimana Solusinya?

    Baca Juga:
    Buktikan! Moms Ini Cara Mengurus Keuangan Keluarga yang Baik
    Sudahkah Anda Mengelola Keuangan dengan Benar?
    Berapa Jumlah Uang Pertanggungan yang Harus Dimiliki Tulang Punggung Keluarga?

    Tentang Finansialku:
    Finansialku.com adalah portal perencanaan keuangan individu dan keluarga. Kunjungi kami di:
    Website: Finansialku.com
    Facebook: @Finansialku
    Twitter: @Finansialku
    Google+: +Finansialku


    Perencana Keuangan Independen Finansialku | Apa pun, Kapan pun, Berapa pun - Rencanakan dan Wujukan

  • #4324

    Benar kata pepatah, di dalam keluarga yang kuat tersimpan perekonomian yang sehat

  • #4508

    Masalah klasik yang udah sering denger bahkan di lingkungan sekitar. Meskipun blm berumah tangga, udah berkali2 denger curhatan temen & saudara tentang susahnya me-maintan keuangan rumah tangga sampai akhirnya bikin berantem. Satu poin mendasar yang perlu ditekankan menurut saya adalah, jangan menyerahkan seluruh pengelolaan keuangan hanya pada pasangan saja. Banyak cerita tentang keluarga di Indonesia, seorang suami merasa hanya perlu bekerja (mencari uang) dan istri diberikan tugas untuk mengelola secara keseluruhan. Ataupun juga sebaliknya, suami memegang kontrol penuh pada keuangan sehingga pasangan merasa tidak punya hak dalam pengelolaan keuangan rumah tangga. Biasanya ini yang memulai pertikaian dikarenakan adanya pengeluaran yang dianggap tidak efektif, tidak transparan dll, yang berakhir dengan kekecewaan pada pasangan.

    Seberapapun (kecilnya) penghasilan dan tabungan yg dimiliki, kemungkinan akan bisa diatasi jika pengelolaan keuangan diatur bersama supaya kalaupun nantinya ada permasalahan, akan dihadapi bersama karena perencanaan juga dilakukan secara bersama-sama. Komunikasi bersama ketika melakukan perencanaan keuangan bukan hanya mengasilkan perencanaan keuangan tapi juga bisa menelurkan ide baru dalam meningkatkan pendapatan dalam rumah tangga.

    • #4543

      Setuju sekali Bewox. Sebetulnya apapun itu, termasuk keuangan, kalau yang namanya berumah tangga memang segalanya didiskusikan dan diatur bersama ya 🙂


      DuitPintar.com | Maksimalkan Keuangan Anda!

  • #4552

    cuma 24% ya? gak nyangka persentasenya masih cukup sedikit, soalnya uang itu penting banget sih buat keluarga.

  • #4618

     

    Konsultasi ke Finansialku

Melihat 5 post - 1 sampai 5 (dari total 5)

Pengunjung Online

Jumlah pengunjung aktif: 175 pengguna terdaftar dan 369 pengunjung

Perizinan Forum

Anda diizinkan Membaca forum tertutup

Anda diizinkan Membuat topik

Anda diizinkan Menyunting topik

Anda diizinkan Membuat balasan

Anda diizinkan Menyunting balasan

Anda diizinkan Menambahkan label topik