Topik ini mengandung 31 balasan, memiliki 14 suara, dan diperbarui terakhir kali oleh  Dan Garcia 2 tahun, 10 bulan yang lalu.

  • #1232

    saya belakangan lagi rajin banget nih diteleponin seorang sales asuransi unit link. dia klaim kalo unit link itu bagus buat investasi jangka panjang. alesannya, kalo jangka pendek pasti rugi karena uang hangus.

    kalo menurut logika saya, jangka panjang pasti tetep aja rugi dan tuh duit angus. wong dipotong biaya akuisisi dll.

    yang benar spt gimana ya?

  • #1234

    @Pontikunti iya lah yang namanya biaya ya hangus… keliatan kayak ga hangus kalau hasil investasinya melebihi biaya2 tsb. kalo ga ya rugi lah judulnya

  • #1235

    agennya cuma bilang: “ ini semua buat investasi”. dia juga jelasin sih soal skema investasinya, walaupun saya belum paham2 amat. 50 jutanya dari dana yang ditanamkan nanti buat unit link yang katanya “investasi jangka panjang” dan biayanya gak bakal angus itu.

    kok rasanya ada yang dia sembunyikan ya…

  • #1239

    Klo ada agen yang jualannya kayak gitu tinggalin aja langsung…gak transparan

  • #1240

    @pontikunti hati-hati deh. kalo dah kayak gini biasanya perusahaan asuransi lepas tangan akan semua kesalahan agennya… jd mendingan clear betul deal-nya seperti apa dengan si agen

  • #1241

    Hi @pontikunti

    Seperti yang dikatakan @alienware2001 yang namanya biaya sudah ‘pasti hangus’.

    Penjelasan oknum sales tersebut rasanya tidak masuk akal. Bukan biaya asuransinya tidak hangus. Harusnya dia menjelaskan, kalau investasi dari produk unit link tersebut lebih menguntungkan untuk jangka panjang, bukannya memberikan embel-embel kalau biayanya tidak hangus. 🙂


    DuitPintar.com | Maksimalkan Keuangan Anda!

  • #1242

    @duitpintar Lha itu dia…dia juga gak ngejelasin pula biaya akusisi itu apa. Customer dapat apa bayar biaya akuisisi? perlindungan nggak, nilai investasi nggak. Jangan2 itu juga cuma tipuan ya?

  • #1243

    @pontikunti Biaya akuisisi tetap lah komponen penting dalam asuransi. Sebab biaya tersebut dikumpulkan pihak perusahaan asuransi untuk membiaya tenaga kerja, operasional, dsb. Kalau gak ada tenaga kerja, perusahaannya gimana mau jalan? Gak mungkin toh orang kerja gak dibayar? 🙂

    Cuma memang, kelihatannya kamu ketemu agen nakal yang gak transparan. Mustinya dia memberitahu, kalo premi yang dibayarkan akan dipotong biaya akusisi dulu, dan menjelaskan juga alokasi premi yang kita bayarkan untuk ke depannya (berapa untuk investasi, berapa untuk asuransi, perlindungan apa yang didapat, kapan hasil investasi cair, dll).


    DuitPintar.com | Maksimalkan Keuangan Anda!

  • #1244

    Kalau saya sih strateginya begini ya:
    1. Untuk asuransi, pakai BPJS Kesehatan. Sisanya untuk perlindungan jiwa + kesehatan yang gak ter-cover baru deh pake asuransi swasta.
    2. Untuk investasi, mendingan buka rekening reksa dana sendiri.

    Dari pengalaman pribadi, haslnya lebih optimal dari Unit Link. Kebanyakan agen yang memberikan janji2 palsu…

  • #1245

    @nimbrung: Bagus juga sarannya 🙂 Memang pada akhirnya banyak yang memilih pakai asuransi dan berinvestasi secara terpisah ketimbang membeli unit link. Sebab kita bisa lebih leluasa memonitor dan mengatur besaran premi/investasi sesuai kebutuhan.

    Biarpun seperti itu perlu diingat juga. Gak semua oknum sales nakal. Tapi kita harus lebih hati2 dalam memilih! ^^


    DuitPintar.com | Maksimalkan Keuangan Anda!

  • #1253

    tingkat tinggi banget neh…ane gak ngerti… pusing ah ngomongin asuransi

  • #1779

    Gan biaya akuisisi setau ane hangus.

    Ini seperti modus “penipuan”. Tapi hanya bisa terjadi di perusahaan perusahaan tertentu.

    Kira kira modusnya begini. Kamu ditawarin investasi 1 m misalnya. Tapi ada manfaat asuransinya kecil. Lalu si agen set premi 1m. Agen bisa saja bilang ini semua 1m diinvestasikan. Kamu taro 1m.

    Lalu SELURUH 1M itu akan hangus dimakan biaya akuisisi. Dan untuk 1m itu nasabah mendapat manfaat asuransi yang seharga 1 juta misalnya. Saya suda ketemu 1 korban. Perusahaan asuransinya kayaknya ikut main dan happy saja dengan agen seperti itu.

  • #1788

    Hi @Dan Garcia,

    Soal biaya akuisisi emang betul tuh gan. Pasti hangus, karena ini semacam biaya yang dipungut untuk operasional perusahaan, spt yang sudah dipaparkan sebelumnya.

    Soal perusahaan tersebut menipu aka ber-‘modus’ sdah cek belum gan itu perusahannya memang resmi terdaftar di OJK atau tidak? Dan apakah agen tersebut resmi dari perusahan tersebut?

    Memang musti dicek baik2 lagi skema asuransinya spt apa. Agen yang baik mustinya menjelaskan berapa besar porsi dana yang dimasukan ke asuransi, berapa yang ke investasi. Investasinya profilnya spt apa. Apakah risiko tinggi? Bagusnya untuk jangka panjang atau pendek?

    Sebelum tanam duit memang zaman sekarang musti hati2 betul sih. Gak bisa expect agen yang banyak kasih info ke kita. Harus kita yang banyak tanya dan cari informasi dulu sebelum keluar duit.

    Nah kalau memang betul ada kejanggalan dari skema asuransi+investasi tersebut, dan nasabah tidak puas, pertama2 pasti lah lapornya ke perusahaan tersebut. Jelaskan permasalahannya di mana. Apakah agen tidak transparan. Apakah hasilnya tidak sesuai dengan perjanjian awal (yang tertulis ya, janji2 yang keluar dari mulut agen saja jelas tidak bisa jadi dasar).

    Kalau tidak digubris perusahaan asuransi barulah nasabah bisa lapor ke OJK dan minta mediasi.

    Thanks sudah main di Forum DuitPintar ya gan 🙂


    DuitPintar.com | Maksimalkan Keuangan Anda!

  • #1798

    Gan @Dan Garcia itu hangus kemakan biaya asuransi? Atau emang investasinya yang anjlok ya?

    Sy ga ahli sih investasi, tp ngerti2 dikit. Unit link biasanya org rugi dan ngerasa ketepu karena ngarep hasil besar dari investasinya, tapi ujungnya investasinya gak berjalan mulus. Kan namanya investasi emang gak ada yang bisa ngejamin 100% pasti untung. Apalagi kalo ada iming2 untung gede. Biasanya yg kaya gitu gan yg paling risky.

  • #1925

    Ngomong ngomong saya mau tanya pontikunti, ini perusahaannya apa?  saya dengar hal yang sama pernah terjadi di suatu perusahaan. customernya beli beneran duit hampir puluhan juta ilang untuk manfaat yang kalau di pru harganya jauh lebih murah. Sampai sekarang masih belum begitu jelas ini “investasi” dalam arti apa karena perusahaannya ditanya juga nggak mau jawab secara tertulis dan publik.

    Yang ada customernya diancam pencemaran nama baik.

  • #1934

    @Dan Garcia, serius tuh? Pernah dimuat diberita kah? Saya jadi penasaran juga jadinya sama cerita ini…

  • #1950

    Serius. Betul kejadian. Belum jadi berita karena kayaknya yang seperti ini “biasa” dalam penjualan asuransi. Dan menurut banyak orang dalam, kejadian seperti ini banyak sekali. Agen dan perusahaan asuransinya kayaknya menganggap ini “technique marketing” atau “pintar pintarnya” jualan.

    Total “biaya” untuk manfaat yang sama, dibanding harga prudential sekitar 20 kali lipat. Dibanding asuransi terpisah 100 kali lipat. Kayaknya 50% dari biaya itu ke agen dan uplinenya.

    Customer mau beli karena si customer pikir uangnya diinvestasikan. Setau saya itu tidak diinvestasikan dalam arti apapun. Mendapatkan pernyataan resmi dari perusahaan asuransinya susah sekali. Customer servicenya selalu “ngeles”

  • #1965

     

    Total “biaya” untuk manfaat yang sama, dibanding harga prudential sekitar 20 kali lipat. Dibanding asuransi terpisah 100 kali lipat. Kayaknya 50% dari biaya itu ke agen dan uplinenya.

    Customer mau beli karena si customer pikir uangnya diinvestasikan. Setau saya itu tidak diinvestasikan dalam arti apapun. Mendapatkan pernyataan resmi dari perusahaan asuransinya susah sekali. Customer servicenya selalu “ngeles

    Sayang banget ya kalo ga transparan kayak gitu. Padahal kalo emang bener investasi dan investasinya angus mendingan diterangin aja. Jadi gak keliatan kayak nipu. Atau mungkin emang bener2 nipu..tapi rasanya gak mungkin perusahaan sebesar itu berani nipu terang2an terus didiemin aja sama OJK deh.

  • #1978

    Ya kalo diterangin komisi dia kecil dong? Plus kalo ditulisnya jelas paling customernya beli premi 1 juta.

    Nah sekarang perusahaan dapat puluhan juta. Mungkin milyaran dari customer lain. Konsequensi hukum hampir tidak ada. Sembilan dari 10 kasus juga nggak ada masalah. Kalo customernya bodo banget, 10 taon juga nggak berasa. Kalau toh yang 1 dari 10 itu mereka settle juga masih untung.

    Tapi untuk yang satu itu pun mereka tidak harus settle. OJK tidak berbuat apapun. Majoritas customer moves on. Ya lebih untung lah tidak dijelaskan.

  • #1988

    buat gw yang awam asuransi, gw ngerasa unitlink itu yg paling nguntungin. Soalnya ga cuma dapet asuransi kesehatan, tapi dapet tabungan juga yang bisa diambil setelah waktu tertentu. Itu sih yg gw tangkep dari asuransi unitlink

    • #1998

      buat gw yang awam asuransi, gw ngerasa unitlink itu yg paling nguntungin. Soalnya ga cuma dapet asuransi kesehatan, tapi dapet tabungan juga yang bisa diambil setelah waktu tertentu. Itu sih yg gw tangkep dari asuransi unitlink

      Kalau menurut saya ini amat misleading.

      Misal anda membeli asuransi yang harga wajarnya 10 juta pertahun. Kalau anda membeli unit link, 10 jutanya itu pasti hilang juga. Jadi setau saya, di unit link itu 10 jutanya akan hilang untuk biaya asuransi. Jadi biaya asuransi tetap ada baik campuran maupun pisah. Hanya bedanya di unit link perusahaan asuransinya tinggal mengambil dari nilai investasi anda, sering kali tanpa anda ketahui.

      Kalau di pru dijelaskan bahwa ada biaya yang 10 juta itu dihutangkan di tahun pertama dan kedua dan mulai ditagih di tahun ketiga. Di majoritas unit link lain saya yakin pasti begitu juga. Hanya saja tidak dijelaskan. Dan ini verifikasinya susah sekali. Di ilustrasi nilai saldo sudah dicampur simulasi return. Jadi susah buat customer tau ini biaya apa saja yang akan keluar.

      Bedanya adalah di unit link, selain ada biaya asuransi yang besarnya bisa jadi lebih besar dari biaya premi di asuransi normal, ada lagi biaya biaya lain.

      Apabila anda taruh 20 juta di unit link, balance anda sebetulnya itu minus 10 juta. 20 jutanya hilang untuk biaya akuisisi. Dan nanti 10 jutanya itu akan diambil lagi di tahun ke tiga. Kalau anda beli asuransi biasa, ya anda bayar 10 juta. Kelar. Dua puluh jutanya bisa anda taruh di reksadana.

      Di tempat lain (PM saya kalau mau tau dan bantu verifikasi), untuk manfaat 1 juta, anda bisa habis puluhan dan ratusan. Ya logikanya si perusahaan juga keluarin produk tentu dengan expectasi ini bisa laku kan?

      Saya dengar ada banyak trick lain lagi. Misal sesudah anda join, biaya asuransinya dibesarkan jadi 20 juta. Anda sudah stuck di polis itu dan tidak gampang pindah. Ya dinaikkan saja biaya.

      Saya sudah tanya beberapa broker asuransi. Mereka bilang mereka tidak pernah lihat beli asuransi unit link lebih murah dari asuransi biasa.

  • #1989

    kalo kayak ane yang gajinya cuma 4 juta, apa bisa ikutan unitlink?

  • #1994

    Untuk sekarang ini saya amat tidak menganjurkan mencampur investasi dan asuransi. Bahkan di Pru pun harga unit link itu 2.3 juta pertahun dibanding harga term untuk tanggungan yang sama 500 ribu.

    Belum lagi kalau agennya nakal dan lain lain, abis bisa ratusan juta buat tanggungan yang sama. Kamu teliti juga tetep bisa kena.

  • #1995

    Dan pru itu sudah termasuk yang paling aman dan “wajar”. SPAJnya juga amat jelas. Kalau di avrist kamu bisa kena puluhan juta untuk tanggungan seperti itu bahkan kamu sudah amat teliti juga.

    Kita tidak tahu persis bagaimana si agen menjual. Bisa jadi agak mirip dengan thread ini. Tapi saya tahu kalau di avrist untuk manfaat asuransi dan nilai investasi kecil sekali biaya bisa amat besar sekali. Dan customer bisa beli karena tidak tahu atau menyangka biaya bisa sebesar itu.

  • #2039

    @Dan Garcia setuju bos dengan poin ini:

    Untuk sekarang ini saya amat tidak menganjurkan mencampur investasi dan asuransi.

    Belum lagi kalau agennya nakal dan lain lain, abis bisa ratusan juta buat tanggungan yang sama. Kamu teliti juga tetep bisa kena.

    @playmaker101 dengan gaji 4 juta bisa kita ikut unitlink. tapi bisa bukan berarti dianjurkan. lebih baik beli masing2 monitor masing2. investasi sendiri, asuransi sendiri. kelihatannya ekonomis kali ya, asuransi unit link. beli asuransi dapat investasi. tapi dari pengalaman pribadi dan cerita teman2 jelas tidak begitu.

    saya gak bisa confirm apakah betul yang dibilang @Dan Garcia, kalau dananya angus karena asuransi. tapi yang saya jarang dengar adalah orang diuntungkan oleh investasi dari unit link/terselamatkan oleh asuransinya.

    logikanya saja sudah simpel. ini ibarat asuransi setengah2, investasi setengah2. jadi hasilnya juga setengah2 (itu juga kalo untung), sementara seperti yang @Dan Garcia bilang, lebih sering mengecewakan.

    emang bener sih kayaknya artikel yang saya baca. asuransi unit link itu cuma strategi marketing agen asuransi, supaya asuransi keliatan lebih menarik. sebab di Indonesia kesadaran pentingnya asuransi masih minim. jadi musti diiming2i ada hasil investasi dulu baru pada mau beli ! tapi ujung2nya rugi juga.

    so jangan main2 deh soal asuransi dan investasi. pilih yang skemanya bisa kita pahami. tau uangnya kemana. tau benefitnya apa. jangan asal beli aja karena teriming2 hasil besar, atau denger kata ‘ekonomis’ beli asuransi dapat investasi.

  • #2049

    ikut nabung di CAR3i aja
    bagus sampai 5tahun ke atas tabungan dpt bagi hasil 20% tiap tahun nya
    pin bbm : 5AC9DFED

  • #2069

    Saya sudah tanya ke berbagai financial consultant. Tidak mungkin biaya unit link lebih rendah dari pada biaya asuransi biasa. Tidak mungkin unit link lebih menguntungkan dari pada beli reksadana dan asuransi terpisah.

    Soalnya simple. Uang yang hilang di asuransi biasa itu tetap hilang di unit link. Tapi bedanya uang itu diambil dari nilai investasi.

    Jadi kalau anda beli asuransi seharga 500 ribu per tahun. Untuk tanggungan yang sama, di unit link anda TETAP bayar 500 ribu per tahun. Mungkin ini kurang jelas. Tapi 500 ribu di tahun pertama itu dihutangkan lalu mulai tahun ke tiga diambil dari nilai investasi.

    Jadi misal anda bayar 2.5 juta untuk unit link di tahun pertama. Balance anda sesudah itu adalah -500 ribu. 2.5 jutanya hilang untuk komisi agen. Jadi biaya akuisisinya gede tapi anda tidak berasa karena ada sisa.

    Itu masih “wajar”.

    Yang sarap adalah di perusahaan tertentu bisa saja untuk tanggungan seharga 500 ribu per tahun itu agen atur premi 1m lalu bilang semua investasi. Lalu karena semua investasi artinya porsi asuransinya 0 dong? Sebagai customer anda mungkin tidak baca bagaimana mengclaim, dst, dst. Itu kan porsi asuransi. Kalau agen jujur porsi asuransi 0. Kalau agen bohong, paling hilang seberapa sih? Wong manfaatnya seharga 500 ribu kok?

    Ternyata ada perusahaan segawat itu dan bisa jadi banyak. Sesudah anda kehilangan 1 m, paling perusahaannya ya blame excuse justify.

    Yah dikontrak sudah ditulis ada biaya akuisisi 100%. Ini salah agen. Ini salah customer nggak baca kontrak teliti. Uang hangus karena customer stop polis. Perusahaanya sendiri kalau ditanya, ini uang yang 1m itu investasi atau bukan nggak mau jawab. Kalau betul investasi jelasin aja investasi dalam arti apa. Kalau bukan ya bilang saja bukan supaya customernya bisa lebih gampang menjelaskan ke hakim, perusahaanya sendiri tidak bilang ini investasi kok.

    Dan kalau lebih gawat lagi, customer yang nggak ngerti matematik. Ya bayar terus aja biaya akuisisi lanjut tahun kedua, ketiga, ke empat, tambah polis lagi. Milyaran uang hilang. Saya dengar ini sering.

    Intinya investasi ya investasi. Kalau investasi + beli sesuatu, “sesuatu”nya itu bisa amat dimahalkan.

  • #2294

    Okay saya baru research lagi.

    Unit link dari perusahaan Pr: 2.3 juta. Saya tanya lagi agennya ada biaya lagi tidak. Ada. Biaya admin dan term 800 ribu setahun.

    Asuransi normal di perusahaan Pa: 500 ribu setahun. Sebanding. Udah hangus.

    Asuransi normal di perusahaan Al: Susah dibandingkan. Tapi harga sekitar 3 kali dari asuransi normal di perusahaan Pa. Soalnya majoritas komponen asuransi itu ada di biaya marketing. Ongkos perusahaan untuk membayar claim sendiri sih murah.

    Asuransi unit link di perushaaan Av: 52.5 juta setahun plus nanti ada biaya admin dan biaya asuransi lagi. Detail amat tidak jelas karena perusahaannya ditanya ngeless terus. Customernya “dikerjain” ini mak dan waktu beli berpikir kalau 50 jutanya masuk investasi.

    Kesimpulan. Beli asuransi bahaya sekali. Perlindungan minim dan biaya besar. Biaya besar itu untuk marketing. Kalau perlu teman saya suka menemani temannya berbelanja. Lalu sesudah itu dikenalkan lagi ke ahlinya.

  • #2295

    Pr: tetap bagus kalau kamu tidak price sensitive dan mau aman karena harga wajar. Brandnya terbaik. Harga fix. Jadi kalau kamu nggak mau nawar ya sudah Pr.

    Al cukup bagus brandnya dan harga “bisa” lebih murah. Tapi hati hati. Agen tetap bisa menyelipkan unapplied premium. Dan yah kalau sudah ketawan tetap saja bilang semua investasi berharap customer tidak tahu. Tanya sebanyak banyaknya. Di aplikasi iPadnya itu sekalian liatin juga waktu si agen utak utik.

    Pa lumayan. Dapat murah karena konsultasi dulu ama satu broker saham. Konon bisa dikerjain juga. Av. Saya bingung betul mau ngomong apa. Di Av beli reksadana murni saja kali ya. Itupun saya tidak berani. Kalau mau bantu tanya tanya terserah lah.

    Agen asuransi sering cerita tentang nilai tunai yang diinvestasikan bukan biaya. Karena itu cara yang jauh lebih rumit untuk menghitung. Padahal sih kalau dihitung teliti hasilnya sama saja. Biaya gede ya customer rugi. Relative terhadap taruh reksadana dan investasi terpisah selisihnya berapa, rugi relative terhadap strategy lain berapa, hasilnya sama.

  • #2298

    “Tidak mungkin biaya unit link lebih rendah dari pada biaya asuransi biasa. Tidak mungkin unit link lebih menguntungkan dari pada beli reksadana dan asuransi terpisah.”

    Setuju buat poin ini @Dan Garcia

    “Yah dikontrak sudah ditulis ada biaya akuisisi 100%. Ini salah agen. Ini salah customer nggak baca kontrak teliti.”

    Ini sumpah edan namanya.. Wong namanya aja “biaya” 100%. Berarti memang 100% scam ya.

    Thanks buat reviewnya btw masbro. Intinya sih hati2 pilih investasi dan mendingan gak usah campur2 asuransi + investasi ya. Malah rugi. Saya setuju banget.

  • #2303

    Sebetulnya mungkin juga sih unit link biaya lebih rendah dari asuransi biasa. Tapi itu karena asuransi biasa pun bisa dimahalkan. Jadi harus shopping.

    Yah ini ada satu di thread lain saya sudah diskusikan.

  • #2304

    Saya sudah pm kamu linknya. Ini sampai sekarang masalahnya belum jelas karena customer servicenya juga kalau ditanya ngeless terus.

    Tapi kayaknya 50 juta – 125 juta memang hilang untuk biaya. Lumayan sih. Si agen. Jual asuransi seharga 100 ribu, komisi 25 juta. Di thread itu kamu bisa lihat bolak balik orang tanya di kontrak tulisnya bagaimana? Ini biaya atau hanya penalty? Ini rugi kalau diambil cepat atau memang uang hilang. Itu nggak dijawab jawab.

Melihat 5 post - 1 sampai 5 (dari total 5)

Pengunjung Online

Jumlah pengunjung aktif: 11 pengguna terdaftar dan 183 pengunjung

Perizinan Forum

Anda diizinkan Membaca forum tertutup

Anda diizinkan Membuat topik

Anda diizinkan Menyunting topik

Anda diizinkan Membuat balasan

Anda diizinkan Menyunting balasan

Anda diizinkan Menambahkan label topik