Topik ini mengandung 11 balasan, memiliki 10 suara, dan diperbarui terakhir kali oleh  bidadari 3 tahun yang lalu.

  • #2310

    Hi semua. Mau curhat ya.

    Belum lama ini aku dapat tawaran interview dari teman untuk posisi team assistant di sebuah majalah ternama.

    Gajinya lebih besar dari gajiku yang sekarang. Sebetulnya aku udah nyaman dan happy di tempat kerja sekarang. Tapi, ya namanya rejeki, aku coba aja interview pertama.

    Interview pertama dari HR & senior editor. Pertanyaannya standar2 soal personality dll, dan dikasih tes kecil. Orangnya sih asik2 ya. Dan kayaknya kita cocok.

    Nah aku diundang lagi untuk interview ke-dua kali kelar lebaran nanti, jadinya galau!! Aku rasanya berat ninggalin kerjaan sekarang. Walaupun lokasinya agak jauh dan gajinya lebih kecil, tapi orang-orangnya enak diajak kerja sama.

    Dan walaupun orang2 itu keliatan asik, kalau aslinya gak seperti kelihatannya gimana?Terima atau gak ya? Thanks all.

  • #2311

    Hai @syarifaa,

    Thanks atas share nya, dan selamat ya atas tawaran pekerjaan baru kamu 🙂

    Kalau boleh ngetips nih, jangan lupa bandingkan juga tunjangan2 yang diberikan serta benefit2 yang kamu terima (antara perusahaan yg sekarang dan yg baru). Spt asuransi kesehatan, dana pensiun, bpjs ketenagakerjaan, serta upah lembur.

    Selengkapnya kamu bisa simak artikel 5 Hal yang Dapat Kamu Tanyakan Ketika Wawancara Pekerjaan.

    Semoga bermanfaat ya. Good luck!


    DuitPintar.com | Maksimalkan Keuangan Anda!

  • #2314

    Ini tulisan dari blog lama saya – hasi pemikiran saya setelah bertahun-tahun bergelut nyari pekerjaan ideal (dan tentunya terinspirasi dengan tulisan orang2 lain juga di internet).

    1. Lokasi
    Zaman sekarang apalagi buat yang hidup di ibukota jamak banget kita temukan orang yang tinggal berjam-jam jauhnya dari tempat kerja. Ini sah-sah aja sih, namanya cari makan. Tapi lebih baik pikirin dari awal deh…kalo nantinya kecapean kerja sampe ga betah, berabe juga kan?
    Tanya ke diri sendiri:
    Butuh berapa lama untuk pulang pergi? Seberapa macet? (Kalo di Jakarta sih udah pasti macet ya)
    Berapa ongkosnya? Jangan sampai ngabisin gaji pastinya.
    Kalau harus pindah lebih dekat, berapa ongkosnya?

    Catatan:
    Saya pribadi tinggal jauh dari tempat kerja, tapi gak masalah, karena kantor saya fleksibel. Jadi datang telat atau lebih pagi untuk ngehindarin rush hour gak papa. Yang penting kerja 8 jam sehari!

    2. Budaya & Fleksibilitas Kerja
    Coba lihat deh, perusahaan tsb melihat apa? Kualitas dan result kerja? Atau milih orang yang cari muka – datang dan pulang tepat waktu buat setor muka, tapi kerjanya menye-menye?

    Hal yang satu ini memang agak sulit dinilai sedari awal sih, apalagi kalo baru tahap interview. Kata-kata kadang lebih manis daripada kenyataan, ya ga? Tapi pasang telinga lebar-lebar aja. Biasanya kita bisa kok menilai budaya kerja dari bos yang mewawancarai.

    Catatan:
    Kalau saya, sih memang bertanya sedari awal ketika interview – aturan jam masuk dan pulang kerja bagaimana. Dan saya dengan jujur bilang, kalau saya mau menghindari macet sesekali gimana? Yang penting saya kerjanya bener.

    Pertanyaan ini sah banget kok ditanyakan, dan kalo menurut saya pribadi, perusahaan yang budaya kerjanya bener, bakalan lebih memberi fleksibilitas.
    Tapi bukan berarti ngasal juga – buat yang apply kerjaan di restoran, atau dokter, yang musti tepat waktu, yang jangan izin telat lah.

    Oya kalau mau ngetes lebih jauh, bisa juga tanya, aturan kantor seperti apa. Buat melihat apakah mereka strict atau fleksibel.

    3. Jenjang Karir
    Tanya waktu interview:
    * Jenjang karir ke depannya seperti apa?
    * Cakupan pekerjaan apa saja?
    * Kalo ada probation berapa lama? Apakah bisa nego gaji

    Lebih mantap sih selidiki lagi butuh waktu berapa lama buat naik jabatan dan gaji (jangan tanya langsung ya, cara naik gaji hehehe), dan caranya seperti apa? Sesuai senioritas atau melihat kemampuan dan kapasitas tiap individu?

    Bukan mau kejar-kejar jabatan dan gaji, tapi jelas kita mau maju toh? Enaknya sih emang kalo ada orang dalam yang kita kenal, biar bisa tanya-tanya langsung.

    4. Pengembangan Diri
    Sejalan dengan perkembangan karir, kita juga perlu tahu, apakah kita bisa belajar di perusahaan tersebut?
    * Adakah pelatihan khusus? Atau kesempatan untuk kuliah sambil kerja? (Dibayarkan oleh perusahaan)
    * Kalau gak ada pelatihan khusus, apakah perusahaan tersebut memberikan cukup ruang gerak untuk kreativitas pribadi kita, supaya kita bisa belajar sendiri?
    * Lebih keren juga kalo kita punya atasan yang berpengetahuan luas sebagai mentor. Saya prefer yang ini sih. Saya suka banget bekerja dengan orang2 yang lebih pintar dari saya. Ini salah satu alasan saya ngambil pekerjaan terakhir saya. Dan syukurnya insting saya betul.

    5. Hak-Hak Pekerja dan Benefit Lainnya
    Penting banget dicari tahu:
    * Berapa hari cuti dalam setahun?
    * Asuransi ada apa aja? BPJS dan swasta?
    * Uang makan/transport/pulsa kalau ada?

    Sebetulnya banyak banget hal yang bisa kita interogasi sebelum mengambil pekerjaan, tapi kalo menurut saya pribadi 5 hal ini udah cukup lumayan untuk di tahap interview. Ketika sudah mulai bekerja baru kita bisa menilai lebih banyak lagi.

    Semoga share ini bermanfaat. Kalo ada yang mau nambahin silakan…

  • #2315

  • #2316

    Mantap om max jawabannya.

    @Syarifaa beruntung banget siz dapat tawaran kerja dengan gaji yang lebih baik dan orang2 baik. Saya sih belum seberuntung itu. Jadi bersyukur aja dengan kerjaan yang sekarang.

  • #2317

    sy kurang lebih setuju dengan bung Max, tapi buat @syarifaa, coba km lihat, apa prioritas km. apakah km punya target dan finansial yg harus dipenuhi sehingga membutuhkan kenaikan gaji?

    apakah kenyamanan kerja itu #1 buat kamu, tanpa peduli berapa gajimu? atau kamu mengejar pengetahuan dan pengalaman? Apakah kamu tipe yang benci lembur?

    mungkin kalau ada satu yg bisa sy tambahkan – 6. Kerja sebagai asisten di majalah, apakah sesuai dengan minat dan bakatmu?

  • #2320

    Ambil yg gaji lebi besar siz.. Duit = obat strezz

  • #2321

    Kalo gw personally sih ngelihat dua hal: hak2 dan benefit yang disediakan perusahaan serta personality dan kecapakan atasan langsung/tim gw. Alasannya simpel.

    Kalau aturan perusahaan agak ketat, tapi tim asik dan bisa ngebackup, ga masalah. Kalo dibalik, peraturan fleksibel, tapi timnya resek2 atau ngejatuhin, alias budaya di tim jelek, ya susah juga. Kalo orang2 lain di kantor yg ga berhubungan langsung sm gw, gw bodo amat. Hehehe…hidup udah susah ga usah gw musingin tim orang.

    Hak2 dan benefit dari perusahaan? Ini penting sih dinego dari awal. Karena dimana2 (sepengalaman gw) ini susah banget diutak-atik. Tunggu acc bos di sini lah, bos di sana. Ribet. Kecuali perusahaannya kecil kali ya.

  • #2329

    @Joyufulnitz – Hak2 dan benefit dari perusahaan? Ini penting sih dinego dari awal. Karena dimana2 (sepengalaman gw) ini susah banget diutak-atik. Tunggu acc bos di sini lah, bos di sana. Ribet. Kecuali perusahaannya kecil kali ya.

    Bukan dinego kali ya, lebih tepatnya ditanya aja kayak yang dibilang om max. Asuransi ada enggaknya atau cuti berapa hari kan biasanya emang udah aturan perusahaan.

  • #2342

    @MasterUmb33 – Kan ada juga allowance kayak – tunjangan pulsa, transport/makan yang musti ditetapkan dari awal (tergantung jenis pekerjaan). Utk posisi dan level tertentu bisa juga minta tunjangan tempat tinggal kalo harus ngekos misalnya.

    Dan siapa bilang cuti gak bisa dinego? Hehehe…butuh hati2 juga sih ngomongnya biar gak keliatan kayak karyawan magabut yang mikirinnya liburan doang.

  • #2353

    Enaknya kalian yang masih kerja…jadi kangen
    @Syarifaa sy pribadi selalu ikutin feeling kalo soal milih pekerjaan. Inget2 deh waktu kamu dapat kerjaan yang sekarang – feeling kamu spt apa ? Apakah kamu punya feeling yg sama dengan pekerjaan yg baru ini?

    Emang kadang susah ya kalau kita terjebak di zona nyaman. Tapi satu2nya cara kita berkembang adalah dengan keluar dari zona nyaman tsb. In any case, good luck buat kamu ya.

    Btw, km emang udah berapa lama sih di perusahaan yg sekarang?

  • #2427

     

    Untuk kekhawatiran apa ternyata nanti orang2nya di tempat yang baru ternyata ga seperti yang kelihatannya, pasti selalu adalah. Tapi asal ada kemauan untuk berkembang, plus selalu melakukan pekerjaan yang halal, Insya Allah pasti dikasih kelancaran.

     

Melihat 5 post - 1 sampai 5 (dari total 5)

Pengunjung Online

Jumlah pengunjung aktif: 2 pengguna terdaftar dan 322 pengunjung

Perizinan Forum

Anda diizinkan Membaca forum tertutup

Anda diizinkan Membuat topik

Anda diizinkan Menyunting topik

Anda diizinkan Membuat balasan

Anda diizinkan Menyunting balasan

Anda diizinkan Menambahkan label topik