Topik ini mengandung 0 balasan, memiliki 1 suara, dan diperbarui terakhir kali oleh  Isfandari Nadia 2 tahun, 8 bulan yang lalu.

  • #4060

    Lulus kuliah dan menyandang gelar Sarjana Ekonomi menjadikan saya sebagai pribadi yang cukup peka dalam pengelolaan keuangan, atau uang lebih tepatnya. Terlebih lagi saya mendapat ilmu secara informal dari Ayah & Ibu yang selalu mengajarkan saya untuk tidak hanya menabung, tetapi juga berinvestasi. Oleh karena itu, jika ada suatu dana tambahan RP 6 juta, maka saya akan memilih investasi sebagai sarana untuk mengelola dana tersebut agar dapat menghasilkan manfaat yang lebih besar di kemudian hari.

    Tentu saya pun percaya dengan teori Warren Buffet yang mengatakan bahwa “dont put all eggs in one basket”. Walau hanya bermodal Rp 6 juta saja, saya tidak akan menaruh seluruh uang tersebut di 1 alat/instrumen investasi saja. Saya akan menaruh uang tersebut ke dalam beberapa “pos investasi” untuk mendiversifikasi risiko dan imbal balik. Reksadana saham dan deposito merupakan “pos investasi” yang paling mudah diakses sehingga saya akan menaruh uang tersebut ke dalam dua “pos investasi” tersebut dengan rasio 30:70. Dengan demikian saya dapat mengoptimasi imbal balik yang dapat saya peroleh di masa depan dan meminimalisasi risiko invetasi.

    Seperti yang Ibu saya katakan bahwa wanita adalah Menteri Keuangan keluarga. Sehingga saya perlu menjadi wanita yang cermat, peka, dan jeli dalam mengelola keuangan untuk menyeimbangkan antara pengeluaran dan penerimaan dan investasi. there is nothing late to start investment, better doing now or nothing at all 😉

Melihat 5 post - 1 sampai 5 (dari total 5)

Pengunjung Online

Jumlah pengunjung aktif: 24 pengguna terdaftar dan 784 pengunjung

Perizinan Forum

Anda diizinkan Membaca forum tertutup

Anda diizinkan Membuat topik

Anda diizinkan Menyunting topik

Anda diizinkan Membuat balasan

Anda diizinkan Menyunting balasan

Anda diizinkan Menambahkan label topik