Topik ini mengandung 2 balasan, memiliki 2 suara, dan diperbarui terakhir kali oleh  Nuri2017 2 tahun yang lalu.

  • #4352

    Mengapa kita perlu menabung dan berinvestasi saham?Apa yang membuat investasi saham begitu menarik? Dari sekian banyak instrumen investasi, saham merupakan salah satu bentuk investasi yang menarik. Mari kita bahas beberapa alasan mengapa Anda harus mencoba investasi saham.

    Keunggulan Berinvestasi Saham

    Berinvestasi saham biasanya terdengar memiliki gengsi tersendiri. Investasi saham bisa menjadi alat yang dahsyat untuk mengalahkan inflasi yang menggerogoti daya beli masyarakat. Berinvestasi saham juga menawarkan gradasi risiko dan hasil investasi yang beragam. Dan yang terpenting, dengan membeli saham, maka Anda telah membeli sebagian kecil dari sebuah bisnis yang sedang berjalan. Berikut adalah alasan-alasan mengapa seseorang harus berinvestasi saham.

    #1 Berinvestasi di Saham adalah Salah Satu Sikap Seorang Nasionalis

    Menurut artikel detik bulan Oktober 2061, total kepemilikan saham di pasar modal di Bursa Efek Indonesia saat ini masih didominasi oleh investor asing. Persentase investor asing dengan investor domestik di Bursa Efek Indonesia (BEI) berbanding 60% dan 40%. Dalam hal ini berarti boleh dikatakan mayoritas saham dan perekonomian di Indonesia dikuasai oleh asing, dimana bila asing secara serentak menarik dananya, maka perekonomian Indonesia bisa collapse.

    Sangat ironis bila sektor-sektor vital di Indonesia dimiliki oleh investor asing. Dengan turut membeli saham di perusahaan yang bergerak di sektor vital, Anda turut menjadi masyarakat Indonesia yang mengambil bagian dalam sektor vital tersebut, yang berarti Anda turut memajukan perekonomian di Indonesia secara tidak langsung.

    #2 Saham Sangat Mudah Ditransaksikan

    Saham adalah salah satu instrumen investasi yang sangat mudah diperjualbelikan. Jika dibandingkan dengan beberapa instrumen investasi lainnya, perlu membawa sertifikat dan benda nyatanya untuk diperjualbelikan, bahkan ada yang perlu surat perjanjian dengan menyewa notaris.

    Sementara untuk mentransaksikan saham, Anda hanya perlu menelepon broker, bahkan saat ini sudah ada yang dinamakan online trading sehingga Anda hanya perlu mengklik mouse dan mengetik pada keyboard, maka transaksi pun terjadi.

    #3 Saham Bersifat Likuid dan Transparan

    Saham bersifat transparan artinya Anda bisa melihat dengan jelas berapa harga permintaan dan penawaran serta berapa jumlah lot yang ditawarkan maupun yang diminta. Selain itu dengan peraturan dari Bapepam, mengenai keterbukaan informasi, maka setiap perusahaan terbuka yang listing di bursa, wajib mengunggah laporan keuangannya, sehingga investor dapat menganalisis kondisi dan prospek perusahaan tersebut.

    Saham bersifat likuid artinya jika Anda sedang membutuhkan uang, Saham merupakan instrumen investasi yang mudah dijual atau dicairkan dengan mudah dan cepat. Tergantung dari saham yang Anda punyai, tingkat likuiditas masing-masing saham pun berbeda. Saham yang ramai diperdagangkan biasanya lebih likuid. Setelah Anda menjual saham Anda pun, mekanisme penyelesaian transaksi saham pun paling lama adalah 3 hari kerja.

    #4 Transaksi Saham Dapat Dilakukan Di Mana Saja

    Investasi saham adalah pilihan investasi yang praktis bagi orang yang sibuk. Dengan Anda membeli saham dapat dikatakan bahwa Anda seperti membeli bisnis namun tidak perlu mengganggu aktivitas utama Anda.

    Berinvestasi saham tidak mewajibkan Anda untuk datang ke bursa untuk mentransaksikan saham, bahkan Anda tidak perlu keluar rumah untuk melakukan transaksi. Baik transaksi offline maupun online, dapat dilakukan di mana saja, jadi sambil melakukan aktivitas kesibukan Anda, Anda pun dapat sambil melakukan transaksi saham.

    #5 Modal Investasi Relatif Kecil

    Ada anggapan yang berkembang di masyarakat bahwa yang berinvestasi saham hanyalah orang kaya karena untuk berinvestasi membutuhkan modal yang besar. Anggapan ini adalah tidak benar karena faktanya investasi saham adalah jenis investasi dengan modal paling terjangkau.

    Berinvestasi saham sekarang dapat dilakukan hanya dengan modal Rp100.000 saja, dan tidak diharuskan untuk membeli sekaligus dalam jumlah banyak, namun bisa juga dengan membeli saham secara mencicil (Dollar Cost Averaging).

    Yang menguntungkan dari investasi saham adalah Anda dapat berinvestasi sesuai kemampuan Anda. Tidak ada batasan harus berinvestasi dalam jumlah tertentu tiap bulannya, sehingga Anda pun bisa fleksibel dalam menyisihkan uang untuk diinvestasikan.

    #6 Aman Karena Dijamin Pemerintah

    Salah satu kekhawatiran terbesar seseorang berinvestasi adalah keamanan dana yang disetor. Keraguan orang terhadap investasi saham kerap muncul karena khawatir akan dana investasi yang disetor akan diselewengkan oleh sekuritas atau broker. Namun sekarang berinvestasi saham merupakan salah satu alternatif yang aman karena pemerintah telah memberikan berbagai perlindungan terhadap investor saham.

    <aside class=”quote”>

    1. Perlindungan Atas Dana Investor

    Investasi saham merupakan investasi yang legal. Dana nasabah dan sahamnya dijamin keamanannya oleh pemerintah. Saat ini pun sudah diberlakukan peraturan pemerintah mengenai pemisahan rekening dana investor (RDI) dan rekening sekuritas, sehingga semua dana nasabah berada di rekening masing-masing, bukan di rekening sekuritas. RDI ini sendiri memang bertujuan untuk menyimpan dana nasabah yang tidak dibelikan saham. Dengan adanya pemisahan ini, sehingga memperkecil kemungkinan penyalahgunaan dana nasabah oleh sekuritas.

    </aside><aside class=”quote”>

    2. Perlindungan Atas Saham yang Dimiliki

    Dalam berinvestasi saham, tidak ada risiko hilang, rusak, atau dicuri. Anda tidak perlu direpotkan dengan penyimpanan karena disimpan di lembaga pemerintah. Setelah membeli saham, saham yang dibeli akan dititipkan di lembaga bernama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jadi saham yang dibeli tidak disimpan di sekuritas. Setiap investor yang membuka rekening efek akan dibuatkan nomor akun KSEI, dan mendapatkan kartu AKSes sebagai bukti kepemilikan akun di KSEI. Kapan pun investor bisa mengecek saham yang dimilikinya. Ini menjadi langkah untuk mencegah penyalahgunaan aset nasabah.

    </aside><aside class=”quote”>

    3. Perlindungan Atas Fraud Lainnya

    Tidak Cuma dengan RDI dan KSEI, ada lagi perlindungan investor saham yang lainnya, yaitu dengan hadirnya lembaga baru yang bernama Securities Investor Protection Fund (SIPF). Lembaga ini berdiri dengan nama PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia (PPPIEI). Dengan adanya lembaga ini, investor akan mendapatkan ganti rugi bila terjadi fraud yang dilakukan oleh perusahaan sekuritas, dengan catatan kasusnya diinvestigasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan memperoleh surat dari OJK bahwa klaim layak didapatkan investor.

    </aside>Secara ringkas, lembaga-lembaga yang berkewajiban dalam menjaga keamanan berinvestasi di pasar modal antara lain:

    • OJK sebagai lembaga pengawas pasar modal.
    • BEI sebagai lembaga penyelenggara transaksi pasar modal.
    • KPEI sebagai lembaga pencatat transaksi di pasar modal, memastikan pencatatan transaksi yang kita lakukan.
    • KSEI sebagai lembaga penitipan harta, menyelesaikan transaksi dan menjaga saham yang kita miliki.
    • SIPF sebagai lembaga penjamin dana, menjamin dana yang hilang kepada investor.
    • BAPMI sebagai lembaga arbitrasi yang menyelesaikan persengketaan perdata di bidang pasar modal.

    #7 Imbal Hasil Investasi yang Relatif Tinggi

    Saham merupakan salah satu instrumen invesasi yang memiliki imbal hasil yang besar dalam jangka waktu yang relatif singkat. Kenaikan hasil investasinya pun kompetitif dengan instrumen investasi lainnya, disertai dengan risiko. Contohnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), sejak tahun 2002 telah naik sebanyak 1246,57% selama 14 tahun dari 424,9 menjadi 5296,7, yang bila dirata-rata per tahunnya bisa sejumlah 89%. Dapat disimpulkan, dengan berinvestasi saham, maka Anda berpeluang mendapat hasil investasi yang tinggi. Berikut grafik IHSG dari tahun ke tahun.

    #8 Memiliki 2 Jenis Keuntungan

    Pada dasarnya, ada dua keuntungan yang diperoleh investor dengan membeli atau memiliki saham, yaitu Capital Gain, dan pembagian Dividen. Capital Gain adalah keuntungan yang diperoleh dari selisih harga beli dan harga jual saham, di mana harga jual lebih tinggi dari harga beli. Sementara dividen adalah bagian keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham. Dividen berasal dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan.

    #9 Administrasi dan Pajak Tidak Rumit

    Di dalam investasi saham ada 2 jenis pajak yang dikenakan pada investor, yaitu:

    • Pajak Dividen, yaitu sebesar 10% dari nilai dividen.
    • Pajak Penghasilan atas Penjualan Saham, yang besarnya hanya 0,1% dari nilai penjualan saham.

    Kedua jenis pajak tersebut sifatnya final, dalam arti sudah dipotong oleh pihak sekuritas, sehingga Anda tidak perlu membayar pajak lagi. Jika memiliki NPWP, Anda cukup melaporkan pajak tersebut dalam SPT tahunan

    #10 Dapat Dilakukan Hingga Tua Dan Diwariskan

    Berinvestasi saham tidak mengenal kata pensiun, aktivitas ini dapat dilakukan seumur hidup hingga tua. Selain itu saham yang dibeli dapat disimpan dan diwariskan ke anak cucu.

    Prosedur untuk mewariskan saham pun diatur dalam undang-undang pasar modal. Sesuai dengan UUPM Pasal 87 ayat (2), perubahan kepemilikan saham (mewariskan saham), bila jumlahnya ≥ 5% dari total saham, maka wajib dilaporkan ke Bapepam, Bila saham publik yang Anda miliki persentasenya lebih kecil dari 5%, maka tidak perlu melaporkan perubahan kepemilikan tersebut.

    Investasi Saham

    Layaknya investasi pada umumnya, berinvestasi saham juga memerlukan pemahaman yang baik akan saham sebagai instrumen investasi itu sendiri. Dengan pemahaman yang baik akan keunggulan-keunggulan dan risiko-risiko yang ada, maka Anda dapat berinvestasi dengan lebih percaya diri.

    Apakah Anda pernah berinvestasi saham? Silahkan tuliskan pertanyaan atau pendapat Anda mengenai menabung dan berinvestasi saham. Terima kasih.

    Sumber:
    Inilah 10 Alasan Mengapa Anda Harus Berinvestasi Saham

    Baca Juga:
    Ayo Menabung Demi Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Bagi Investor Saham Pemula, Jangan Salah Memilih Broker Saham
    Langkah Awal Memahami Transaksi Saham Dengan Software Online Trading
    Struktur Organisasi dan Pelaku Pasar Modal
    Mengenal Risiko dan Keuntungan Berinvestasi Saham
    Apakah Ada Investasi yang Tidak Dikenakan Pajak?
    Apakah Investasi Saham dan Saham Perusahaan Dapat Diwariskan?

    Tentang Finansialku:
    Finansialku.com adalah portal perencanaan keuangan individu dan keluarga. Kunjungi kami di:
    Website: Finansialku.com
    Facebook: @Finansialku
    Twitter: @Finansialku
    Google+: +Finansialku

    <section id=”ember1727″ class=”ember-view post-menu-area clearfix”><nav class=”post-controls”>

    </nav></section>


    Perencana Keuangan Independen Finansialku | Apa pun, Kapan pun, Berapa pun - Rencanakan dan Wujukan

  • #6214

    Info yang sangat bagus.

  • #6215

    Saya mmg sangat berminat nak main saham..informasi yang diberi di sini menguatkan lagi semangat saya untuk mencuba nasib. Sebelum ini saya telah mencuba pelaburan bitcoin tapi mungkin kerana kekurangan ilmu saya tidak bernasib baik dan kehilangan sejumlah wang. Tapi saya tau saham mmg banyak risikonya. Jadi saya masih mau mencuba lagi.

Melihat 5 post - 1 sampai 5 (dari total 5)

Pengunjung Online

Jumlah pengunjung aktif: 46 pengguna terdaftar dan 446 pengunjung

Perizinan Forum

Anda diizinkan Membaca forum tertutup

Anda diizinkan Membuat topik

Anda diizinkan Menyunting topik

Anda diizinkan Membuat balasan

Anda diizinkan Menyunting balasan

Anda diizinkan Menambahkan label topik