Topik ini mengandung 0 balasan, memiliki 1 suara, dan diperbarui terakhir kali oleh  Jamaluddin Kamal 2 tahun, 9 bulan yang lalu.

  • #4404

    Jika kita memiliki uang sebesar Rp 6 juta dan diberikan pilihan apakah digunakan untuk menabung, berinvestasi atau bahkan berbisnis akan kita dapati jawaban yang beragam dari tiap orang dengan alasan yang beragam juga. Tetapi bagi saya, pilihan yang paling tepat dengan dengan segala plus minusnya adalah menggunakan uang tersebut untuk berbisnis. Berbisnis adalah pilihan yang menuntut kita aktif sebagai pengguna uang dan memiliki kemungkinan “untung” paling tidak terduga tetapi tentu saja dengan resiko kerugian yang mungkin saja dialami.

    Ketika kita sudah memastikan bahwa uang yang dimiliki akan digunakan untuk berbisnis, maka pertanyaan yang harus dijawab berikutnya adalah “bisnis apa?”. Kita bisa memilih dan memulai bisnis apapun, selama bisnis tersebut dijalani dengan perencanaan yang matang dan tekun maka hanya kesuksesan yang menanti kita. Salah satu peluang bisnis yang pasti akan selalu terbuka bagi siapapun adalah bisnis kuliner, karena bisnis kuliner tidak akan termakan zaman dan makanan akan terus dibutuhkan oleh kita.

    Memulai sebuah bisnis bukan hanya tentang berapa uang yang kita miliki, tetapi juga menunggu momen yang tepat untuk memaksimalkan bisnis kita. Bisnis makanan yang akan saya mulai akan berkolaborasi dengan tetangga sekaligus saudara yang telah memulai bisnis kuliner khususnya kue kering seperti nastar, ibu saya pernah memesan dan ternyata rasanya enak dibandingkan yang beredar dengan harga yang sama. Mendekati bulan puasa adalah momen yang tepat untuk menggaungkan bisnis ini karena selama ini kue hanya dibuat berdasarkan pesanan atau bahkan hanya sekedar iseng. Maka alasan saya memilih bisnis makanan khususnya kue karena usaha tersebut telah dan sedang berjalan sehingga tidak memerlukan penyesuaian yang banyak dan momen mendekati bulan ramadhan merupakan momen yang sangat tepat untuk semakin mengembangkan bisnis ini sebagai bisnis yang serius.

    Tentu kita semua berharap akan kesuksesan dari bisnis atau usaha yang dijalani. Harapan pribadi saya pada bisnis kue ini adalah penjualan kami telah merambah ke seluruh wilayah Indonesia pada akhir tahun 2017. Dengan beragam platform media penjualan terutama internet hal tersebut bukanlah hal yang tidak mungkin, pada akhirnya kami harap kami dapat memiliki situs pribadi dengan berbagai kue produksi kami yang siap dijual. Selain fokus pada kue kering, nantinya kami juga akan memperluas produksi jenis kue yang ada agar tidak terbatas pada momen bulan ramadhan dan acara tertentu saja. Ide saya mengenai perluasan jenis produksi ini adalah membuat bolu gulung. Mungkin kita pernah mendengar “bolu gulung meranti”, saya sangat penasaran memulai usaha tersebut karena bolu gulung tersebut begitu terkenal dan memang rasanya enak. Mereka tidak membuat cabang sehingga menjadi salah satu oleh-oleh daerah. Amati, tiru dan modifikasi adalah hal yang akan kami lakukan untuk mulai memproduksi bolu gulung dan mencoba memasarkannya. Kebetulan nama saudara saya cukup mirip dengan “meranti”, jadi mungkin akan kami beri merek dengan inisialnya yaitu “bolu gulung marni“.

    Jadi, dengan uang Rp 6 juta akan saya kembangkan bisnis kue yang telah dan sedang berjalan bertepatan dengan momen semakin dekatnya bulan ramadhan dan akan memulai memproduksi bolu gulung dengan meniru bolu gulung yang sudah dikenal pada awalnya lalu semakin memperbanyak variasi dan memperluas jaringan penjualan. Pada akhirnya kami berharap bolu gulung marni menjadi oleh-oleh “wajib” orang yang berkunjung ke jakarta.

Melihat 5 post - 1 sampai 5 (dari total 5)

Pengunjung Online

Jumlah pengunjung aktif: 2 pengguna terdaftar dan 641 pengunjung

Perizinan Forum

Anda diizinkan Membaca forum tertutup

Anda diizinkan Membuat topik

Anda diizinkan Menyunting topik

Anda diizinkan Membuat balasan

Anda diizinkan Menyunting balasan

Anda diizinkan Menambahkan label topik