Topik ini mengandung 0 balasan, memiliki 1 suara, dan diperbarui terakhir kali oleh  bisnispintar 2 tahun, 1 bulan yang lalu.

  • #6467

    Bisnis FotoCopy memang tidak akan pernah ada habisnya, hal ini terjadi karena sistem pendidikan dan pemerintahan indonesia masih menggunakan kertas sebagai bahan mereka menyimpan arsip, selain itu masih bebasnya fotocopy, yang sebenarnya itu adalah pelanggaran hak cipta. Meskipun begitu, Usaha Fotocopy tahun 2017 ini masih termasuk ke dalam deretan salah satu peluang bisnis yang menjanjikan di tahun 2017.

    Omset yang bisa dihasilkan dari usaha fotocopy ini bisa mencapai jutaan , bahkan puluhan juta rupiah perbulannya, itu semua tergantung bagaimana anda mengelola dan seberapa besar modal usaha yang anda miliki untuk membangun sebuah usaha fotocopy di tahun 2017 ini. Peluang usaha fotocopy bisa menjadi salah satu usaha sampingan yang bisa anda jalankan sembari bekerja ditempat lain sekalipun.

    Perkiraan Rincian Modal Usaha Fotocopy Hingga Beroperasi
    Sama seperti usaha lainnya untuk membuka usaha fotocopy memerlukan modal usaha. Sebuah tawaran kerjasama yang dapat membantu peluang usaha fotocopy ini yaitu menerima penawaran persewaan mesin fotocopy ( anda bisa lihat di sini ) agar usaha fotocopy anda bisa lebih lancar.

    Yak, berikut ini Perkiraan rincian modal usaha fotocopy hingga beroperasi :
    A. Modal Investasi
    1. Mesin Fotocopy Canon Rp 15.400.000
    2. Mesin Laminating Rp 1.500.000
    3. Etalase Rp 1.000.000
    4. Sewa Tempat 1 Tahun Rp 15.000.000
    5. Printer Rp 500.000
    6. Komputer Rp 5.000.000
    7. Kursi + Meja Rp 800.000
    8. Peralatan ATK Rp 3.000.000
    9. Pemotong Kertas Rp 800.000
    Total biaya modal: Rp 43.200.000

    B. Modal kerja
    1. Gaji Pegawai Rp 900.000
    2. Listrik Rp 300.000
    3. Bahan Baku (kertas, tinta) Rp 1.500.000
    Total biaya modal kerja Rp 2.700.000/bulan

    Jika ingin memulai usaha fotocopy minimal harus mempersiapkan modal uang sebesar Rp 43.200.000 + Rp. 2.700.000 = Rp. 45.900.000. Perhitungan harga dan biaya ini hanya bersifat kasar dan bisa disesuaikan dengan situasi setempat dan kebutuhan tertentu. Misalnya jika modal uang yang anda miliki terbatas lebih baik membeli mesin fotocopy yang bekas dan berkualitas. Atau alternatif lain menyewa mesin fotocopy sambil menabung uang hasil usaha untuk membeli mesin fotocopy baru.

    Perkiraan Keuntungan Usaha Fotocopy Perhari
    Jika diasumsikan dalam satu hari menghabiskan :
    Kertas sebanyak 3 rim x Rp 30.000 = Rp 90.000
    Konsumsi listrik 13 jam x Rp 1.500 = Rp 19.500
    Toner / Tinta sebanyak 3 rim (1500 lembar) x Rp 2 = Rp 3000
    Gaji karyawan Rp 90.000 : 30 hari = Rp 30.000
    Total Biaya Modal Kerja Perhari = Rp 142.500
    Pendapatan perhari : 1500 lembar (3 Rim) x Rp 150 = Rp 225.000
    Laba bersih perhari Rp. 225.000 – Rp 142.500 = Rp 82.500

    Keuntungan tersebut belum ditambah dengan usaha tambahan seperti penjualan alat tulis kantor (ATK), alat tulis sekolah, penjilidan, laminating, pulsa, printer, cetak foto, usaha makanan dan minuman ringan dan lain sebagainya.

    Sediakan layanan yang tidak disediakan oleh kompetitor anda, misalnya layanan antar jemput fotocopyan yang dalam jumlah besar. Atau hal lainnya yang bisa memberikan nilai tambah positif kepada usaha fotocopy anda. Selain itu, sediakan atk lengkap untuk memenuhi kekosongan tempat yang ada di tempat fotocopy anda.

Melihat 5 post - 1 sampai 5 (dari total 5)

Pengunjung Online

Jumlah pengunjung aktif: 4 pengguna terdaftar dan 301 pengunjung

Perizinan Forum

Anda diizinkan Membaca forum tertutup

Anda diizinkan Membuat topik

Anda diizinkan Menyunting topik

Anda diizinkan Membuat balasan

Anda diizinkan Menyunting balasan

Anda diizinkan Menambahkan label topik