Topik ini mengandung 0 balasan, memiliki 1 suara, dan diperbarui terakhir kali oleh  Alibabi Alibaba 1 tahun, 2 bulan yang lalu.

  • #6372

    Kacamata adalah salah satu alat bantu yang sangat berguna bagi orang-orang yang memiliki kelemahan, baik itu minus, plus maupun silindrisBagi beberapa orang, harga sebuah kacamata bisa tergolong mahal. Tetapi sekarang BPJS Kesehatan milik pemerintah juga menanggung biaya beli kacamata. Bagaimana caranya? Mari simak artikel berikut.

     

    Beli Kacamata Ditanggung BPJS Kesehatan

    BPJS Kesehatan adalah salah satu badan pemerintah yang berperan untuk pemerataan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Hampir semua masalah kesehatan bisa mendapatkan bantuan pendanaan dari pihak BPJS Kesehatan jika memiliki keanggotaan pada BPJS Kesehatan. Salah satu bidang yang mendapat bantuan pendanaan dari BPJS Kesehatan adalah untuk beli kacamata.

    Tapi tidak banyak orang yang mengetahui cara beli kacamata yang ditanggung oleh BPJS kesehatan. Kurangnya sosialisasi dari pemerintah dan dari badan terkait membuat pengguna BPJS Kesehatan merasa ragu ketika ingin beli kacamata, apakah biaya tersebut dapat ditanggung atau tidak. Jika Anda salah satunya yang tidak mengetahui tentang beli kacamata dengan menggunakan BPJS Kesehatan, ada beberapa informasi yang berguna untuk Anda.

     

    Berapa Harga Kacamata yang Ditanggung BPJS Kesehatan?

    Ketika Anda akan mendaftar BPJS kesehatan, Anda biasanya diminta memilih jenis kelas yang Anda inginkan. Pada dasarnya ada 3 kelas pada BPJS kesehatan, kelas yang tertinggi adalah kelas 1, kelas 2 dan yang terendah adalah kelas 3. Jenis kelas ini akan menentukan jumlah iuran wajib yang harus Anda bayarkan setiap bulan dan juga jumlah biaya berobat yang Anda bisa klaim dari BPJSKkesehatan ketika Anda berobat.

    Begitu pula untuk beli kacamata, jika Anda memiliki BPJS kelas 1, Anda akan mendapatkan subsidi sebanyak Rp300 ribu, untuk kelas 2 Anda akan mendapatkan penggantian sebanyak Rp200 ribu dan untuk kelas 3 Anda akan mendapatkan pengurangan biaya sebanyak Rp150 ribu.

    Layanan beli kacamata akan diberikan kepada peserta 2 tahun sekali, jadi Anda tidak bisa ganti kacamata lebih dari 1x selama 2 tahun. Oleh karena itu, jaga baik-baik kacamata Anda, jangan sampai rusak. BPJS Kesehatan hanya akan menanggung biaya kacamata untuk beberapa ketentuan ukuran kacamata, yaitu:

    • Untuk lensa spheris, minimal 0,5 Dioptri;
    • Untuk lensa silindris minimal 0,25 Dioptri.

    Berikut ini adalah prosedur pembuatan kacamata dengan BPJS Kesehatan:

    1. Peserta datang ke fasilitas kesehatan pertama (Faskes 1), seperti dokter keluarga, puskesmas, atau klinik yang sudah ditunjuk oleh BPJS Kesehatan untuk mendapatkan Surat Rujukan ke Dokter Spesialis Mata atau Poliklinik Mata.
    2. Setelah itu, peserta datang ke Dokter Spesialis Mata atau Poliklinik Mata yang ditunjuk untuk mendapatkan resep kacamata.
    3. Setelah mendapatkan resep kacamata, peserta harus kembali mendatangi loket BPJS Kesehatan untuk melegalisir (meminta cap) resep kacamata tersebut.
    4. Peserta datang ke optik kacamata, yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, dengan membawa resep kacamata yang sudah di legalisir, fotokopi KTP dan fotokopi Kartu Peserta BPJS.
    5. Setelah itu, peserta dapat membeli kacamata di optik tersebut, apabila harga kacamata melebihi penggantian oleh BPJS Kesehatan, maka sisanya harus dibayar sendiri oleh peserta.

     

Melihat 5 post - 1 sampai 5 (dari total 5)

Pengunjung Online

Jumlah pengunjung aktif: 2 pengguna terdaftar dan 316 pengunjung

Perizinan Forum

Anda diizinkan Membaca forum tertutup

Anda diizinkan Membuat topik

Anda diizinkan Menyunting topik

Anda diizinkan Membuat balasan

Anda diizinkan Menyunting balasan

Anda diizinkan Menambahkan label topik